Waktu

CALL CENTER 1500-580 SMS 0816500580

Pensiunan Perbankan Yang Sukses Menjadi Terwaralaba Indomaret

 Setiap karyawan sadar jika suatu saat dirinya akan menemui masa pensiun meski bekerja di perusahaan besar sekalipun. Hal yang sama juga dirasakan oleh Sutikno. Pria kelahiran Madura 1954 ini sadar ketika usia kariernya akan menjelang tiba. Namun demikian, ia tidak mau pasca purna karya nanti menjadi manusia non produktif dan menganggur hanya mengandalkan uang hasil pensiunan. Sebelum waktu pensiunnya tiba, Sutikno pun mencoba peruntungan dengan menggeluti dunia bisnis. Menyadari belum punya pengalaman dan skill di bidang bisnis, Ia pun memutuskan membeli bisnis waralaba. Pada 2010 lalu, Sutikno pun memberanikan diri menggeluti dunia bisnis dengan mengambil waralaba minimarket Indomaret. Keputusan Sutikno pun tidak sia-sia. Di masa pensiunnya kini, Ia bisa melanjutkan kehidupannya dengan ekonomi yang berkecukupan, bahkan penghasilannya melebihi gajinya sewaktu bekerja di perusahaan perbankan dulu. Pasalnya, Sutikno saat ini telah sukses. "Sekarang saya sudah memiliki sekitar 4 gerai Indomaret di Jember," kata pria yang sudah 30 tahun jadi karyawan ini.

Sutikno mengakui, dirinya cukup beruntung bergabung dengan Indomaret. Gerai pertamanya ternyata cukup sukses mengeruk keuntungan sesuai dengan yang ditargetkan. Dari keuntungan gerainya, Ia pun menginvestasikan kembali untuk membeli gerai Indomaret ke-2, ke-3, hingga 4 gerai. "Waktu jadi karyawan perbankan saya memang "nyambi" mengambil waralaba Indomaret, karena sistemnya bagus dan langsung dikelola oleh manajemen pusat. Sehingga saya bisa menjalani dua kaki, yakni sebagai karyawan dan sebagai pengusaha franchise," ujar lelaki yang suka traveling ini. Dijelaskan Sutikno, Ia sangat beruntung memilih Indomaret dibanding yang lain. Karena Indomaret sebagai pewaralaba memberikan kemudahan dengan menawarkan gerai hasil take over. "Jadi yang saya ambil adalah gerai take over, yaitu gerai Indomaret  yang sudah operasional dan menguntungkan. Dengan demikian saya pun dengan mudah menjalani bisnis ini, hanya menunggu laporan kinerja bisnis 3 bulanan saja," katanya. Walhasil, Sutikno pun bisa menikmati keuntungan dari gerai Indomaret miliknya. Selain bisa mengembangkan gerai Indomaretnya, Ia pun bisa memberikan pendidikan yang baik bagi anak-anaknya. "Saya juga mengembangkan usaha lain dari hasil usaha minimarket ini, yaitu mendirikan usaha kos-kosan," ujar pengusaha  yang bisa menghasilkan omset sekitar Rp 200 juta- Rp 300 Juta perbulan ini. Kedepannya, Sutikno berharap bisa menambah gerai Indomaret lainnya. Beberapa lokasi pun sedang disurvey untuk dijadikan lokasi usaha. "Saya berencana ingin membuka terus gerai Indomaret, karena usaha ini memang cukup memberikan kemudahan dan keuntungan bagi saya yang sebelumnya tidak punya pengalaman di bidang usaha," kata Sarjana Ekonomi lulusan Universitas Negeri Jember ini. (Red: Info Franchise)

Facebook Twitter Google Digg Reddit LinkedIn Pinterest StumbleUpon Email

Copyrights © 2014 - 2017 Indomaret. All Rights Reserved

PT. Indomarco Prismatama


Kantor Pusat:
Jl. Terusan Angkasa B2
Kav-1. Gunung Sahari,
Kemayoran.
Jakarta 10610
Telp. (021) 29559100