<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Indomaret - Mudah &#38; Hemat &#187; Sewa Teras</title>
	<atom:link href="http://indomaret.co.id/category/sewa-teras/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indomaret.co.id</link>
	<description>Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 M2. Dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, cikal bakal pembukaan Indomaret di Kalimantan dan toko pertama dibuka di Ancol, Jakarta Utara.  Indomaret mudah ditemukan di daerah perumahan, gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai didasarkan pada motto - mudah dan hemat.</description>
	<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 10:28:06 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Jus Membawa Berkah</title>
		<link>http://indomaret.co.id/2010/07/23/jus-membawa-berkah/</link>
		<comments>http://indomaret.co.id/2010/07/23/jus-membawa-berkah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 01:45:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dede</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Testimoni Sewa Teras]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaret.co.id/?p=2365</guid>
		<description><![CDATA[Minuman jus di Jakarta sudah tak terhitung lagi jumlahnya, bahkan setiap orang dapat membuka usaha jus di rumahnya sendiri. Meski begitu, celah bisnis minuman ini masih terbuka lebar. Faozan salah satu pria asal Cirebon ini membuka usaha minuman jus di Indomaret sejak 2004 dan diberi nama Kabita. Faozan memulai usaha ini pertama kali di Indomaret [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-2365"></span>Minuman jus di Jakarta sudah tak terhitung lagi jumlahnya, bahkan setiap orang dapat membuka usaha jus di rumahnya sendiri. Meski begitu, celah bisnis minuman ini masih terbuka lebar. Faozan salah satu pria asal Cirebon ini membuka usaha minuman jus di Indomaret sejak 2004 dan diberi nama Kabita. Faozan memulai usaha ini pertama kali di Indomaret Kartini, Bekasi.</p>
<p>Awalnya usaha ini dijalankan oleh pamannya, H Arifin. Berkat rasa keingintahuannya yang besar akhirnya diserahkan kepadanya untuk dikembangkan. Dia mencoba untuk memperluas jaringan dalam bidang usaha tersebut dengan menentukan lokasi yang paling tepat dalam membuka jaringan baru. Hanya saja dia selalu memilih Indomaret sebagai lokasi untuk membuka jaringan usahanya yang baru. Saat ditanya, Faozan memberikan alasan bahwa Indomaret itu sudah dikenal oleh semua kalangan masyarakat, gerainya pun selalu ramai.<br />
<center><img class="aligncenter size-full wp-image-2366" title="jusmembawaberkah" src="http://indomaret.co.id/wp-content/uploads/2010/07/jusmembawaberkah.jpg" alt="jusmembawaberkah" width="341" height="254" /></center></p>
<p>Selain itu Indomaret memberikan kemudahan bagi mereka yang ingin bergabung dalam kemitraan tersebut. “Caranya gampang, kita tinggal mengisi formulir yang tersedia. pembayarannya pun cukup langsung dibayar di Indomaretnya” Ujar Faozan. Saat ini usaha minuman jusnya sudah tersebar di 40 gerai Indomaret cabang Bekasi. Dengan modal hanya Rp 4 juta, omzet penjualan jus Faozan mencapai Rp 28 juta per bulan. Faozan bertekad untuk terus mengembangkan usahanya seperti Indomaret, Faozan pun banyak belajar dari Indomaret bagaimana memilih lokasi yang strategis hingga penerapan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal untuk melayani konsumennya. “Indomaret itu seperti guru saya”, Ujar Faozan menutup ceritanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indomaret.co.id/2010/07/23/jus-membawa-berkah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kreess Tahunya, Yesss Untungnya</title>
		<link>http://indomaret.co.id/2010/06/21/kreess-tahunya-yesss-untungnya/</link>
		<comments>http://indomaret.co.id/2010/06/21/kreess-tahunya-yesss-untungnya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 02:18:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dede</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Testimoni Sewa Teras]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaret.co.id/?p=2215</guid>
		<description><![CDATA[Pada awalnya Mustofa Wisnu adalah seorang penjual kebutuhan rumah tangga. Bermula dari ajakan seorang teman yang saat itu adalah pemilik hak paten merk dagang Tahu Kreess, Mustofa ditawarkan membuka usaha waralaba Tahu Kreess. Awalnya Mustofa membuka gerai di Indomaret Jl. Tanjung, Blitar.

Awal usahanya tidak selancar yang diperkirakan. Hampir tiga bulan Mustofa berjuang agar produknya diterima [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-2215"></span>Pada awalnya Mustofa Wisnu adalah seorang penjual kebutuhan rumah tangga. Bermula dari ajakan seorang teman yang saat itu adalah pemilik hak paten merk dagang Tahu Kreess, Mustofa ditawarkan membuka usaha waralaba Tahu Kreess. Awalnya Mustofa membuka gerai di Indomaret Jl. Tanjung, Blitar.<br />
<center><img class="aligncenter size-full wp-image-2216" title="pict-tahukreess" src="http://indomaret.co.id/wp-content/uploads/2010/06/pict-tahukreess.jpg" alt="pict-tahukreess" width="320" height="240" /></center></p>
<p>Awal usahanya tidak selancar yang diperkirakan. Hampir tiga bulan Mustofa berjuang agar produknya diterima oleh masyarakat sekitar.</p>
<p>“Alhamdullilah berkat dukungan keluarga , teman, sekaligus dukungan dari karyawan Indomaret, saya bisa bertahan bahkan bisa menambah gerai di Indomaret Jl. Semen dan Veteran, Blitar”.</p>
<p>Tidak disangka, dalam waktu singkat Tahu Kreess mendapat sambutan antusias pelanggan. Konsepnya berjualan cocok dengan Indomaret. Proses penyewaan mudah, murah dan berkualitas, pengunjungnya pun ramai “Jadi jika Tahu Kreess dijual di Indomaret, pasti laku keras kata Mustofa sambil tertawa”.</p>
<p>Betul saja, hanya dalam waktu kurang dari satu tahun, gerai Mustofa di Indomaret sudah mencapai 31 gerai dengan omzet keseluruhan Rp 24 juta perbulan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indomaret.co.id/2010/06/21/kreess-tahunya-yesss-untungnya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>ADA Donat</title>
		<link>http://indomaret.co.id/2010/05/07/ada-donat/</link>
		<comments>http://indomaret.co.id/2010/05/07/ada-donat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 03:44:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dede</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Testimoni Sewa Teras]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaret.co.id/?p=2007</guid>
		<description><![CDATA[Berawal dari keinginan untuk membantu suami dan mengisi waktu luang, Ariyanti istri pegawai perusahaan petrochemical mencari informasi dan referensi dari berbagai macam buku, majalah, internet dan pameran franchise. sampai akhirnya ia menemukan suatu usaha yang mudah, murah dan disukai banyak orang yaitu donat. Dia menamainya “ADA Donat”, diambil dari penggalan dua anaknya yang bernama Ahmad [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-2007"></span>Berawal dari keinginan untuk membantu suami dan mengisi waktu luang, Ariyanti istri pegawai perusahaan <em>petrochemical</em> mencari informasi dan referensi dari berbagai macam buku, majalah, internet dan pameran franchise. sampai akhirnya ia menemukan suatu usaha yang mudah, murah dan disukai banyak orang yaitu donat. Dia menamainya “ADA Donat”, diambil dari penggalan dua anaknya yang bernama Ahmad dan Anisa.</p>
<p>Donat disajikan dalam keadaan panas dan <em>fresh</em>, karena adonan langsung digoreng begitu ada pembeli. Usahanya unik sehingga disukai banyak orang dan omset perbulan bisa mencapai Rp 15-20 juta dengan margin keuntungan 30 %.<br />
<center><img class="aligncenter size-full wp-image-2008" title="pict-adadonat" src="http://indomaret.co.id/wp-content/uploads/2010/05/pict-adadonat.jpg" alt="pict-adadonat" width="450" height="331" /></center></p>
<p>Usahanya dimulai pada 24 April 2006 dengan dua gerai di Indomaret dan sekarang telah mencapai lima gerai. Usaha ini dilakukannya dengan persiapan yang sangat matang. Menggunakan bahan-bahan pilihan, tepung yang berprotein tinggi, minyak goreng yang berkualitas, demikian juga dengan bahan lain seperti butiran coklat dan mentega.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indomaret.co.id/2010/05/07/ada-donat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Duta Juice, Harga Kaki Lima Rasa Bintang Lima</title>
		<link>http://indomaret.co.id/2010/04/30/duta-juice-harga-kaki-lima-rasa-bintang-lima/</link>
		<comments>http://indomaret.co.id/2010/04/30/duta-juice-harga-kaki-lima-rasa-bintang-lima/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 10:39:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dede</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Testimoni Sewa Teras]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaret.co.id/?p=1965</guid>
		<description><![CDATA[Meski terkesan kecil usaha jus milik Achmad Muin (40) ternyata bisa menghasilkan omzet dan keuntungan yang menggiurkan.  Bagi  masyarakat Surabaya dan Sidoarjo Duta Juice milik Achmad Muin sudah tidak asing.
Achmad Muin yang terus terang mengaku mantan preman pertama kali bergabung dengan Indomaret awal Februari 2008, dengan omzet awal Rp 12 juta per bulan. Dengan strategi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-1965"></span>Meski terkesan kecil usaha jus milik Achmad Muin (40) ternyata bisa menghasilkan omzet dan keuntungan yang menggiurkan.  Bagi  masyarakat Surabaya dan Sidoarjo Duta Juice milik Achmad Muin sudah tidak asing.</p>
<p>Achmad Muin yang terus terang mengaku mantan preman pertama kali bergabung dengan Indomaret awal Februari 2008, dengan omzet awal Rp 12 juta per bulan. Dengan strategi dan konsep penjualan harga kaki lima rasa bintang lima Achmad berhasil membuka total 70 gerai jus, 38 gerai diantaranya di teras Indomaret. Gerai pertama di Indomaret Pacuan Kuda dan kini  total omzet yang didapatkan Rp 800 juta per bulan.</p>
<p><center><img class="aligncenter size-full wp-image-1969" title="pict-dutajuice1" src="http://indomaret.co.id/wp-content/uploads/2010/04/pict-dutajuice1.jpg" alt="pict-dutajuice1" width="450" height="467" /></center></p>
<p>Achmad Muin sangat berterima kasih karena usaha jusnya mendapat banyak dukungan dan binaan dari tim Indomaret. Selain diajarkan cara menarik konsumen, Achmad juga diajarkan cara berjualan yang profesional (bersih dan higienis).</p>
<p>Duta Juice tidak hanya dijalankan Achmad Muin sendiri, tetapi melibakan saudara dekat dan orang lain yang direkrutnya sebagai pegawai. Muin tidak memperkirakan dirinya yang bekas preman mampu membuka lapangan kerja bagi orang lain. Hal ini pun dapat dilakukan oleh mantan preman lain.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indomaret.co.id/2010/04/30/duta-juice-harga-kaki-lima-rasa-bintang-lima/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>From Nobody to Become Someone</title>
		<link>http://indomaret.co.id/2010/04/19/from-nobody-to-become-someone/</link>
		<comments>http://indomaret.co.id/2010/04/19/from-nobody-to-become-someone/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2010 04:11:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dede</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Testimoni Sewa Teras]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaret.co.id/?p=1881</guid>
		<description><![CDATA[Agus Setiawan (32)  pemuda Banyuwangi ini tadinya bukan siapa-siapa tidak ada yang menganggap tetapi kini ia telah berhasil menjadi pengusaha sukses. Ia telah memiliki 43 gerai aksesoris di Indomaret dengan total omzet lebih dari Rp 250 juta. 

Kesuksesannya dimulai dengan cara yang sederhana. Awalnya Agus melihat keramaiaan di Indomaret Jajag 1 Banyuwangi yang di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-1881"></span>Agus Setiawan (32)  pemuda Banyuwangi ini tadinya bukan siapa-siapa tidak ada yang menganggap tetapi kini ia telah berhasil menjadi pengusaha sukses. Ia telah memiliki 43 gerai aksesoris di Indomaret dengan total omzet lebih dari Rp 250 juta. </p>
<p><center><img src="http://indomaret.co.id/wp-content/uploads/2010/04/pict-assesoris-agussetiawan3.jpg" alt="pict-assesoris-agussetiawan3" title="pict-assesoris-agussetiawan3" width="520" height="404" class="aligncenter size-full wp-image-1886" /></center></p>
<p>Kesuksesannya dimulai dengan cara yang sederhana. Awalnya Agus melihat keramaiaan di Indomaret Jajag 1 Banyuwangi yang di depannya terdapat penjual playstation dan Kiddie Ride. Agus membeli sebuah kaset playstation dan bertanya kepada penjaga outlet bagaimana cara bekerjasama dengan Indomaret. Penjaga outlet memberitahu agar Agus mencari informasi ke Indomaret cabang Jember, akhirnya Agus mendatangi kantor cabang Indomaret Jember dan dibantu agar membuka usaha aksesoris. Akhirnya hanya dengan modal Rp 300 ribu Agus membuka gerai pertamanya di Indomaret Jajag Banyuwangi.</p>
<p>Agus berhasil menjalani usahanya dengan banyak belajar melalui Indomaret dan banyak bertanya kepada karyawan Indomaret dari segi penyediaan barang, pendistribusian barang, tata letak hingga promosi yang dilakukan.<br />
Dalam mengembangkan usahanya Agus melibatkan saudara dan tetangganya dan menaruh kepercayaan sepenuhnya kepada mereka.<br />
Agus akan selalu mengembangkan sayapnya seiring dengan perkembangan Indomaret yang semakin pesat sesuai dengan komitmennya, Agus akan terus maju berkembang bersama Indomaret.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indomaret.co.id/2010/04/19/from-nobody-to-become-someone/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pesona Juice</title>
		<link>http://indomaret.co.id/2010/04/12/pesona-juice/</link>
		<comments>http://indomaret.co.id/2010/04/12/pesona-juice/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2010 08:44:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dede</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Testimoni Sewa Teras]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaret.co.id/?p=1775</guid>
		<description><![CDATA[Mohamad Murodi pria kelahiran Cirebon 26 tahun silam ini adalah salah satu pedagang yang sukses menggeluti usaha jus buah di Indomaret.

Awalnya ia hanyalah pegawai di tempat saudara. Setelah setahun Murodi sudah merasa cukup untuk mencoba membuka gerai sendiri, dengan ilmu yang  ia dapat, akhirnya  dengan modal awal 5 juta  Murodi pun  membuka usaha Jus sendiri  dengan nama &#8221; PESONA JUICE&#8221;. Mulanya ia berjualan di pinggir jalan,  tetapi pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-1775"></span>Mohamad Murodi pria kelahiran Cirebon 26 tahun silam ini adalah salah satu pedagang yang sukses menggeluti usaha jus buah di Indomaret.</p>
<p><center><img src="http://indomaret.co.id/wp-content/uploads/2010/04/pict-pesonajuice.jpg" alt="pict-pesonajuice" title="pict-pesonajuice" width="500" height="401" class="aligncenter size-full wp-image-1776" /></center></p>
<p>Awalnya ia hanyalah pegawai di tempat saudara. Setelah setahun Murodi sudah merasa cukup untuk mencoba membuka gerai sendiri, dengan ilmu yang  ia dapat, akhirnya  dengan modal awal 5 juta  Murodi pun  membuka usaha Jus sendiri  dengan nama &#8221; PESONA JUICE&#8221;. Mulanya ia berjualan di pinggir jalan,  tetapi pada 2006  akhir  semenjak ia tahu di Indomaret bisa menyediakan tempat untuk berjualan, maka sejak itu ia bergabung dengan Indomaret sampai sekarang.<br />
 <br />
Pilihannya untuk berusaha di Indomaret tidak salah terbukti sejak ia berusaha di Indomaret, usahanya kini mencapai 14 gerai  dengan omset Rp 14 juta per bulan dan sudah mempekerjakan 14 orang karyawan. Gerai jus ini sudah tersebar di daerah Lebak Bulus, Ciputat Raya, Kebayoran lama, Ceger, Cipete Raya, Maleo, Kemandoran, Delman Utama, Dewi Sartika, Radio Dalam, Raden Saleh, dan Asem. Di tahun 2010 ini ia berniat mengembangkan usahanya ke daerah Tangerang dan sekitarnya dengan target membuka 2 outlet / bulan.   </p>
<p> Mohamad Murodi hanyalah salah satu  dari ribuan  pedagang di Indomaret yang sukses dalam usahanya. Masih banyak kesempatan dan peluang bagi para usaha kecil yang ingin  mengembangkan usahanya melalui kemitraan UMKM di Indomaret. Jadi segeralah bergabung.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indomaret.co.id/2010/04/12/pesona-juice/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Aneka Gorengan</title>
		<link>http://indomaret.co.id/2010/03/01/aneka-gorengan/</link>
		<comments>http://indomaret.co.id/2010/03/01/aneka-gorengan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 03:46:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dede</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Testimoni Sewa Teras]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaret.co.id/?p=1657</guid>
		<description><![CDATA[Pada tahun 2003, saat pertama kali menginjakkan kakinya di kota Jakarta, adalah tahun yang paling sulit dirasakan Khaerudin pria kelahiran Cirebon, 15 Maret ini. Dengan berbekal tekad untuk menafkahi isteri dan anaknya, bapak berputra satu ini, mencoba berjualan gorengan keliling di wilayah Ujung Aspal Pondok Gede dan sekitarnya.
“Saya tidak mau terus menerus berdagang keliling seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-1657"></span>Pada tahun 2003, saat pertama kali menginjakkan kakinya di kota Jakarta, adalah tahun yang paling sulit dirasakan Khaerudin pria kelahiran Cirebon, 15 Maret ini. Dengan berbekal tekad untuk menafkahi isteri dan anaknya, bapak berputra satu ini, mencoba berjualan gorengan keliling di wilayah Ujung Aspal Pondok Gede dan sekitarnya.</p>
<p>“Saya tidak mau terus menerus berdagang keliling seperti ini, saya punya impian untuk bisa mempunyai usaha sendiri”, kenang Khaerudin saat itu. Dengan berbekal impian ini Udin, panggilan akrabnya, terus berusaha mempelajari bagaimana cara membuat bumbu gorengan yang enak yang dipelajari langsung dari bossnya, saat itu Udin masih mengambil gorengan untuk dijual. Serta pengamatan yang mendalam dan juga menanyakan pendapat langganannya apakah sudah sesuai bumbu yang diraciknya.</p>
<p>Setelah dirasa cukup ilmu racikan bumbu yang didapat dan juga pendapat dari para langganannya, Udin mulai membuat gerobak gorengan sendiri. Mulailah Udin berjualan gorengan di pinggir toko Indomaret Ujung Aspal. “Ada jalan dari Allah SWT pada saat itu, seorang karyawan Indomaret, khusus menangani tenant, menghampiri saya dan menawarkan untuk berdagang di Indomaret Ujung Aspal. Dan ini merupakan anugrah bagi saya di saat berpikir untuk punya usaha sendiri dan tidak keliling lagi, Allah SWT memberikan jalan melalui Indomaret”. Kemudian saya diminta untuk datang ke kantor cabang Indomaret di Cimanggis untuk mengurus administrasi sebagai Calon Mitra UMKM Indomaret”, Udin memulai cerita mengenai awal perkenalan dengan divisi Kemitraan UMKM Indomaret.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1659" title="pict-khaerudin-anekagorenga" src="http://indomaret.co.id/wp-content/uploads/2010/03/pict-khaerudin-anekagorenga.jpg" alt="pict-khaerudin-anekagorenga" width="506" height="355" /></p>
<p>Pada Maret 2003, Udin bergabung sebagai Mitra UMKM Indomaret. “Saya mulai usaha sendiri di Indomaret Ujung Aspal, hari demi hari saya lalui. Alhamdullilah perharinya rata-rata saya memperoleh hasil penjualan Rp.400.000. Dari hasil penjualan itu saya kumpulkan sedikit demi sedikit dan berencana untuk membuka cabang baru lagi. Saya pun menanyakan kepada Spv Mitra UMKm Indomaret apakah boleh saya membuka cabang baru lagi di Indomaret lain dan ternyata pengajuan saya di sambut dengan baik oleh pihak Indomaret dan saya pun diberikan alternatif Indomaret lain yang bisa saya sewa. Dan saya pun membuka cabang ke dua ,dan terus membuka cabang lagi di Indomaret yang lain setiap selang waktu satu bulan hingga saat ini (tahun 2010), saya sudah mempunyai 25 unit yang tersebar di Jabodetabek di Indomaret.</p>
<p>“Dari 25 unit yang tersebar ini, saya sudah memiliki 45 karyawan, yang terdiri dari karyawan penjaga gerobak, pengiriman bahan baku dan peracik bumbu. Mereka, para karyawan, saya gaji tiap bulannya dan juga ada uang makan per harinya. Mengenai bahan baku yang dibutuhkan, ada supplier yang mengantar ke rumah saya setiap harinya. Setiap hari pada penjaga gerobak menyetor hasil penjualan kepada saya setiap harinya, rata-rata kisaran Rp 300.000 – 400.000. Selain gerobak gorengan milik saya pribadi, saya juga menawarkan kepada masyarakat yang ingin memilki usaha serupa, yaitu dengan system sewa gerobak dan pembelian bahan baku di saya. Untuk sewa gerobaknya Rp 600.000 per bulan dan bahan bakunya dibeli kepada saya sesuai dengan permintaan. Dengan demikian, saya membuka kesempatan untuk investasi di bidang gorengan ini”, katanya lagi.</p>
<p>“Kemudian seiring perkembangan Indomaret yang selalu mengedepankan kebersihan dan kerapihan, saya diberi masukan agar penampilan gerobak saya yang dari kayu agar diubah menjadi gerobak berbahan alumunium dengan tujuan agar tampak lebih bersih dan tidak cepat kusam dan dari segi ukuran agar lebih diperkecil. Dan saya pun mengikuti apa yang di minta oleh pihak Indomaret, maka saat ini semua gerobak saya sudah menggunakan alumunium semua”, tambah Udin.</p>
<p>“Dan setelah sekian lama saya bergabung menjadi Mitra UMKM Indomaret ,banyak perubahan yang terjadi dalam hidup saya. Misalnya saya bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain, dari omset saya setiap bulan rata rata Rp 300 juta bisa saya kantongi. Saya bisa membeli tempat tinggal walaupun seadanya dan kendaraan roda empat (mobil). Saya hanya mempunyai keinginan untuk pihak Indomaret agar selalu memperhatikan kami ini sebagai UMKM agar bisa ikut berkembang pesat seperti Indomaret. Tentunya masih banyak lagi para UMKM yang ingin bergabung dengan Indomaret tetapi belum tahu caranya. Dan tentunya dengan mengikuti peraturan ataupun persyaratan yang Indomaret tentukan”, imbuh Udin mengakhiri ceritanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indomaret.co.id/2010/03/01/aneka-gorengan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Singkong Bukan Sembarang Singkong</title>
		<link>http://indomaret.co.id/2010/02/11/singkong-bukan-sembarang-singkong/</link>
		<comments>http://indomaret.co.id/2010/02/11/singkong-bukan-sembarang-singkong/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 04:41:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Testimoni Sewa Teras]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indomaret.co.id/?p=1605</guid>
		<description><![CDATA[Gatot Paristiwahono (47) salah satu penyewa teras Indomaret terbilang sukses dengan produk singkong kejunya, yang lebih dikenal dengan SII JUU. Tentu bukan sembarang singkong yang ia jual. Singkong lebih dari 25 rasa ini pernah mewakili Indomaret pada acara Pameran Pangan Nusa 2009 yang diadakan Pusat Dagang Kecil dan Menengah (PDKM) Departemen Perdagangan. Gerai pertama Gatot [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-1605"></span>Gatot Paristiwahono (47) salah satu penyewa teras Indomaret terbilang sukses dengan produk singkong kejunya, yang lebih dikenal dengan SII JUU. Tentu bukan sembarang singkong yang ia jual. Singkong lebih dari 25 rasa ini pernah mewakili Indomaret pada acara Pameran Pangan Nusa 2009 yang diadakan Pusat Dagang Kecil dan Menengah (PDKM) Departemen Perdagangan. Gerai pertama Gatot di Indomaret Cempaka Putih Raya, meraup omzet Rp 9 juta per bulan, melampaui target. Prestasi ini dilanjutkan dengan pembukaan gerai kedua di kawasan Cempaka Putih Utara dan terus bertambah hingga mencapai 31 gerai di Indomaret dari total 53 gerai.</p>
<p><center><img src="http://indomaret.co.id/wp-content/uploads/2010/02/pak-budi-an-me.jpg" alt="pak-budi-an-me" title="pak-budi-an-me" width="309" height="480" class="aligncenter size-full wp-image-1606" /></center></p>
<p>“Alhamdulillah yang semula hanya menyewa 1 toko di Indomaret Cempaka Putih, sekarang sudah memiliki  lebih dari 30 toko di Indomaret Jabodetabek dan Surabaya. Total omzet Rp 400 juta per bulan, dan dalam waktu dekat akan merambah ke Bandung” ujarnya. Berkat kesuksesannya tersebut, November 2008 Gatot mewaralabakan SII JUU.</p>
<p>Gatot memilih  bermitra dengan Indomaret karena nama Indomaret dikenal luas, ramai, dan menjangkau semua kalangan masyarakat.</p>
<p>Istri Gatot, Ratna Sukmandari sangat mendukungnya. Kerja sama dengan Indomaret sangat menyenangkan, demikian halnya Indomaret selalu memberi masukan sehingga SII JUU berkembang lebih pesat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indomaret.co.id/2010/02/11/singkong-bukan-sembarang-singkong/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tinggal Cari Dagangannya</title>
		<link>http://indomaret.co.id/2006/09/07/tinggal-cari-dagangannya/</link>
		<comments>http://indomaret.co.id/2006/09/07/tinggal-cari-dagangannya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Nov 1999 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sewa Teras]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Indomaret menawarkan peluang usaha bagi para pengusaha mikro dan kecil yang ingin berjualan di gerai-gerainya. Indomaret akan menyediakan gerobak dan lokasi usaha dengan sewa terjangkau, sekaligus memberi pelatihan dan pembinaan usaha.

Menjadi orang kecil itu repot melulu itulah keluhan yang kerap terlontar dari bibir para pengusaha kecil atau yang biasa dikenal sebagai usaha mikro. Mereka tentu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Indomaret menawarkan peluang usaha bagi para pengusaha mikro dan kecil yang ingin berjualan di gerai-gerainya. Indomaret akan menyediakan gerobak dan lokasi usaha dengan sewa terjangkau, sekaligus memberi pelatihan dan pembinaan usaha.<br />
<span id="more-40"></span><br />
Menjadi orang kecil itu repot melulu itulah keluhan yang kerap terlontar dari bibir para pengusaha kecil atau yang biasa dikenal sebagai usaha mikro. Mereka tentu berniat membuka usaha untuk mengangkat taraf ekonominya. Namun langkah mereka sering terhambat oleh modal yang terbatas. Akibatnya, kalaupun bisa membuka usaha skalanya tetap kerdil lantaran mereka tak punya cukup duit mengembangkan usaha tersebut.</p>
<p>Di luar kendala modal, perkara lain yang sering jadi penghambat adalah: di mana mereka bisa membuka usahanya? Mau sewa tempat, mahalnya bukan main. mereka pun terpaksa memilih lokasi usaha atau berdagang  di emperan atau kaki lima. namun, ini juga ada biayanya. Sebut saja jatah preman atau uang keamanan. sudah begitu, mereka juga harus siap diuber-uber petugas ketentraman dan ketertiban (tramtib).</p>
<p><b>Boleh jual apa saja, asal legal</b></p>
<p>Nah, buat para pengusaha mikro dan kecil, jaringan <i>minimarket</i> Indomaret masih membuka tawaran program kemitraan. Nama program ini: Mitra UMKM Indomaret. &#8221;Kami ingin membina pengusaha kecil jadi mitra usaha yang bisa mandiri dan berkembang,&#8221; kata Laurensius Tirta Widjaja, Direktur Operasional PT Indomarco Prismatama.</p>
<p>Walaupun program yang sudah berjalan setahun ini berlabel UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah), namun PT Indomarco Prismatama sebagai pemegang merek Indomaret lebih menargetkan pada pengusaha sektor mikro dan kecil. Lewat program ini , Indomaret membantu menyediakan lahan bagi para pengusaha mikro dan kecil untuk menjalankan produknya. Mereka akan memberi tempat di teras depan gerai Indomaret.</p>
<p>Indomaret tidak sebatas menyediakan tempat buat berjualan, namun juga menyediakan gerobak buat para pengusaha mikro dan kecil itu untuk menjalankan dagangannya. Tentu saja, gerobak dan tempat berdagang yang disediakan Indomaret tersebut tidak gratis. Para pengusaha yang menjadi mitra harus membayar biaya sewa gerobak dan sewa tempat. &#8221;Tapi, biayanya saya jamin tidak memberatkan,&#8221; ujar Laurens, panggilan akrab Laurensius.</p>
<p>Pernyataan tersebut diamini Gunawan, salah seorang pengusaha kecil yang sudah bergabung dengan program ini semenjak diluncurkan setahun yang lalu. &#8221;Modalnya bisa lebih kecil dibandingkan kalau menyiapkan sendiri,&#8217; &#8216;papar Gunawan.</p>
<p>Menurut pria asal Surabaya ini, dengan memperhitungkan gerobak yang sudah disediakan Indomaret, modal awal yang harus disiapkan untuk berusaha bisa ditekan sampai separonya. &#8221;Sekarang membikin gerobak sendiri itu modalnya hampir Rp 2 juta, lo. Uang satu juta sudah enggak dapat,&#8221; ungkap Gunawan.</p>
<p>Karena gerobak sudah disiapkan Indomaret, para pengusaha mitra tinggal menyiapkan isi gerobak, alias barang dagangan. Pada dasarnya indomaret mengizinkan para pedagang menjual apa saja. &#8221;Asalkan barang yang diperdagangkan tidak dijual di Indomaret, dan barangnya tidak ilegal,&#8221; kata Laurens.</p>
<p>Indomaret nantinya menyediakan gerobak yang disesuaikan dengan barang dagangan si pengusaha. Ada tiga tipe gerobak yang ditawarkan Indomaret. <i>Pertama</i> gerobak tipe standar, yang penggunaannya cocok untuk berjualan es, pizza, jus, kue basah atau kue tradisional, jajan pasar, bahkan untuk berjualan nasi rames atau nasi padang. Untuk gerobak tipe ini pedagang harus membayar sewa sebesar Rp 50.000 per bulan.</p>
<p>Pilihan <i>kedua</i> adalah gerobak tipe etalase. Gerobak tipe etalase ini memiliki ruang pajang produk dari kaca dengan ukuran yang cukup luas. Karena itu, gerobak ini cocok untuk berjualan aksesori ponsel, baju kosmetik,, aksesori pakaian, juga majalah. Harga sewanya sebesar Rp 61.150 per bulan.</p>
<p><b>Kalau tidak laku bisa pindah tempat</b></p>
<p>Pilihan ketiga adalah gerobak tipe <i>food</i>. Ini cocok untuk berjualan produk-produk makanan yang penyajiannya membutuhkan perangkat memasak. Misalnya, bakso, siomay, burger, mi ayam, martabak, dan sebagainya. Gerobak tipe <i>food</i> ini dilengkapi dengan wadah untuk meletakan kompor, plus satu meja lipat ukuran 150 cm x 20 cm. Biaya sewanya sebesar Rp 62.700 per bulan.</p>
<p>Semua biaya tadi hanya untuk biaya sewa gerobak. Selain itu, mitra UMKM Indomaret juga harus membayar sewa teras, yang besarannya antara Rp 150.000 hingga Rp 250.000 per gerai per bulan, tergantung lokasi dan ramai tidaknya gerai Indomaret tersebut.</p>
<p>Berkaitan dengan urusan sewa menyewa ini Indomaret mensyaratkan kerja sama minimal tiga bulan dengan pengusaha yang tertarik menjadi mitranya. Oleh karena itu, mitra UMKM Indomaret harus membayar sewa minimal untuk tiga bulan pertama. Sebagai insentif, Indomaret memberikan fasilitas gratis sewa selama satu bulan. &#8221;Itu kami berikan sebagai masa <i>free trial</i> buat dia,&#8221; ujar Laurens.</p>
<p>Mitra bisa memilih lokasi di salah satu toko Indomaret untuk membuka gerainya. Namun, biasanya pihak Indomaret menyarankan untuk membuka gerai di Indomaret yang berdekatan dengan tempat tinggal si mitra.</p>
<p>Kalau setelah usaha berjalan ternyata terbukti barang dagangannya di wilayah tersebut tidak laris, mitra bisa meminta pihak Indomaret untuk melakukan relokasi bagi usahanya. &#8221;Kami akan mencarikan dia tempat di Indomaret lain, yang pasarnya cocok dengan usaha yang digelutinya,&#8221; tambah Laurens.</p>
<p>Memang program ini sudah berjalan setahun. Namun, peluang untuk bergabung menjadi mitra UMKM Indomaret sendiri masih terbuka luas. Pasalnya Indomaret, Indomaret mengharapkan satu toko Indomaret bisa ditempati oleh dua sampai tiga mitra. Saat ini penyewa teras di Indomaret, termasuk mitra UMKM, baru 2.242 penyewa; sementara per akhir Juni 2006 Indomaret sudah membuka 1.564 toko yang bisa menampung 3.128-4.692 mitra UKM. Artinya masih ada peluang untuk sekitar 886-2.450 penyewa teras.</p>
<p>Jumlah ini akan masih terus bertambahnya jumlah gerai Indomaret. &#8221;Sampai akhir tahun 2006 kami menargetkan paling tidak toko Indomaret akan mencapai 2.000,&#8221; tambah Laurens. Masih banyak kesempatan, kan?</p>
<p><b>Jadi Mitra sekaligus Binaan</b></p>
<p>Selain memberikan peluang untuk membuka usaha, Indomaret juga memberikan pembinaan bagi mitra UMKM-nya. &#8221;Indomaret akan memberikan pelatihan-pelatihan kepada mereka,&#8221; ujar Laurensius Tirta Widjaja, Direktur Operasional PT Indomarco Prismatama, pemegang merek Indomaret. Pelatihan itu meliputi bagaimana menjalankan bisnis, mengatur manajemen keuangan, serta bagaimana memasarkan dagangan. Indomaret juga memberikan saran kepada mitra mengenai produk apa yang cocok untuk dijual di wilayah tertentu.</p>
<p>Indomaret pun memfasilitasi pelatihan si mitra dengan pihak di luar Indomaret. Misalnya, mengikuti pelatihan dari Bogasari. Untuk mengikuti pelatihan-pelatihan ini, mitra sama sekali tidak dipungut biaya. &#8221;Kami tidak akan melepas mitra kami. kami akan terus berikan pendampingan,&#8221; papar Laurensius.</p>
<p>Karena Indomaret sudah mempersiapkan lahan dan sarana berjualan, mitra tinggal menyiapkan barang dagangannya saja. Dan, itu tentu menekan modal yang perlu dikeluarkan mitra, sehingga balik modalnya juga bisa lebih cepat. Seperti yang dialami Gunawan, mitra UMKM Indomaret yang berjualan jajanan pasar. &#8221; saya sudah balik modal dalam empat bulan,&#8221; tutur dia. <i>(KONTAN, 31 Juli 2006)</i></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indomaret.co.id/2006/09/07/tinggal-cari-dagangannya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
