Waspada Demam Berdarah, Pagi dan Sore

Bahaya demam berdarah (DB) mengancam masyarakat pada  pagi  pukul 8 - 11 dan  sore pukul 15-18. Khusus wilayah Jakarta, puncak gigitan nyamuk aedes aegypti pada pukul 8-9 dan pukul 15-16.
 
Demikian disampaikan pakar entomologi kesehatan IPB, Dr drh Upik Kesumawati Hadi MS pada peluncuran kampanye Awas DB yang diadakan PT Johnson Home Hygiene Product Indonesia (JHHP)-produsen Baygon dan Autan- bekerjama dengan Indomaret, IPB dan Yayasan Berkat Indonesia di SDN 05 dan 07  Bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (14/12). Acara ini diawali dengan kerja bakti bersama murid, guru, orang tua murid dan warga sekitar sekolah.

pict-art-demamberdarah-des11
 
Masyarakat acap kali melupakan bahwa masih terdapat bahaya DB ketika beraktivitas di luar rumah. Perlindungan di pagi hari baik di rumah maupun di luar sama pentingnya dengan di pagi hari.Perilaku menggigit nyamuk aedes aegypti bervariasi di setiap wilayah tergantung  pola dan kondisi wilayah.
 
Nyamuk aedes aegypti dapat menggigit di mana saja, kapan saja dan siapa saja tanpa pandang bulu. Penggunaan anti nyamuk pada  waktu tersebut dapat efektif memberi perlindungan sepanjang hari terhadap DB, lanjut  Upik.
 
Melalui kampanye Awas DB, menurut Direktur Marketing JHHP Indonesia, edukasi langsung pencegahan DB dimulai sejak dini dari sekolah. Diharapkan dengan edukasi dini, perilaku hidup bersih semakin tertanam dan masyarakat pun dapat melindungi diri lebih baik dari ancaman DB.
 
Edukasi akan diberikan di 250 SD di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Medan pada Januari - Juni 2012. Indomaret yang memiliki sekitar 6.000 gerai dan 60 juta konsumen per bulan  menurut Marketing Director PT Indomarco Prismatama, Wiwiek Yusuf, menjadi sarana yang efektif mensosialisasikan kampanye tersebut. “Kerja sama ini tepat karena produk Baygon dan Autan dijual di Indomaret,” ucap Wiwiek.  Setiap membeli 1 unit produk Baygon dan Autan akan disisihkan Rp 500 - 1.000 untuk program pencegahan DB.