Peluang Bisnis Minimarket Masih Terbuka Lebar

Pilihan bisnis terbuka lebar asalkan jeli melihat peluang, selain karena memiliki pengetahuan yang lengkap mengenai bidang usaha yang menjadi incaran. Jika bisnis waralaba minimarket masuk dalam daftar pilihan usaha yang ingin Anda jalankan, bersiaplah menikmati keuntungan yang melebihi investasi deposito. Tentunya Anda juga harus memenuhi sejumlah kriteria pewaralaba dan karakter bisnis ritel modern.

Sebelum bicara mengenai karakter pebisnis waralaba yang sukses, ada baiknya Anda memahami untung rugi menjadi pewaralaba  minimarket. Dalam acara temu media bersama Laurensius Tirta Widjaja, Merchandise Development Director Indomaret, dan Wiwiek Yusuf, Marketing Director, diungkapkan data dan fakta mengenai bisnis ritel modern. Dari data dan angka pencapaian Indomaret dalam menjalankan bisnis ritel, termasuk konsep waralaba, Anda bisa mengukur potensi bisnis minimarket ke depannya.

Mari bicara keuntungan

Sebelum bicara berapa nilai investasi, omzet, bahkan risiko berbisnis minimarket, tak ada salahnya membahas profit untuk mendorong niat memulai usaha waralaba. Lauren menyebutkan, profit menjalani bisnis waralaba Indomaret mencapai atau bahkan lebih dari 12 persen per bulan. “Profit yang didapatkan pewaralaba lebih dari keuntungan deposito,” jelasnya, memberikan perbandingan sebagai gambaran sederhana.

Risiko gagal

Bagaimana jika gagal menjalankan bisnis waralaba minimarket karena jarang peminat, atau karena persaingan yang nyata di depan mata, seperti minimarket yang berdiri berdampingan dengan pesaing sekelasnya. Wiwiek menjawab, ukuran risiko kegagalan franchise bisa dilihat dari tingkat kegagalan di bawah 10 persen.

“Artinya dari 100 orang yang berinvestasi waralaba minimarket hanya 10 yang gagal. Tingkat kegagalan waralaba Indomaret di bawah 10 persen,” jelasnya kepada sejumlah media di restoran Te sa te, Plaza Senayan, Selasa (8/2/2011).

Pelajari omzetnya

Omzet gerai minimarket per bulan juga bisa menjadi acuan dalam menghitung keuntungan. Sebagai pewaralaba, Anda tentu membutuhkan data ini. Wiwiek berbagi infonya, “Omzet per gerai bisa mencapai 9-10 juta per hari.”

Performa inilah yang membuat Indomaret percaya diri berekspansi dari segala sisi pada 2011. Dari meningkatkan pertumbuhan waralaba dari 38 persen menjadi 42 persen, menambah 800 gerai baru, menambah tiga cabang yang tersebar di Sumatera Selatan, Makassar, Cirebon, serta berbagai pengembangan nilai tambah lainnya untuk menarik lebih banyak pelanggan loyal. Sebagai catatan, satu cabang menyuplai kebutuhan 300 toko dalam satu provinsi.

Lama waktu payback

Ketika Anda berinvestasi dengan berbisnis minimarket, lama waktu kembali modal juga jadi soal. Dengan perubahan gaya hidup dan peluang pasar potensial, payback bisnis minimarket bisa terjadi dalam 24-45 bulan. Data ini merujuk pada pengalaman waralaba Indomaret dengan nilai investasi Rp 300-500 juta termasuk franchise fee dan royalty fee, di luar sewa properti atau gedung untuk toko, jelas Lauren.

Program bernilai tambah dari terwaralaba (franchisor)

Sebagai perusahaan yang menawarkan sistem franchise, franchisor perlu kreatif mengembangkan program yang memberikan nilai tambah. Tentunya yang menguntungkan pelanggan dan secara tidak langsung juga dinikmati pewaralaba. Semakin banyak program menarik pembeli semakin bertambah dan penjualan meningkat. Pewaralaba pun menikmati keuntungan dari hal ini. Kartu keanggotan yang memberikan berbagai kemudahan adalah salah satunya. Indomaret mengklaim memiliki 500.000 anggota dan menargetkan menjadi satu juta sampai akhir tahun 2011.

Kerjasama pengiriman uang untuk TKI melalui Indomaret juga menjadi daya tarik lainnya. “Pewaralaba bisa menikmati profit 12-15 persen dari fee pengiriman uang ini. Setiap pewaralaba bisa menentukan sendiri berapa profit yang ingin didapatkannya,” jelas Lauren.

pict-art-peluangbisnis

Nilai transaksi jasa pengiriman uang ini bisa mencapai Rp 30 juta per satu kali pengambilan. “Minimum pengambilan uang Rp 3 juta. Tapi bisa lebih hingga Rp 30 juta asalkan dengan pemberitahuan sebelumnya,” lanjutnya.
Program yang dirilis sejak empat tahun lalu ini memudahkan dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan yang tinggal berdekatan dengan gerai. Tentunya karena minimarket buka lebih pagi dan tutup lebih malam daripada bank, misalnya. Syaratnya hanya satu, gerai tersebut berlogo Western Union yang menjadi pertanda tersedianya layanan jasa pengiriman uang dari luar negeri.

Tertarik berwirausaha gerai ritel modern? Waralaba minimarket membuka peluangnya, seperti Indomaret, yang 40 persen dari 4.955 gerai hingga akhir 2010 dimiliki oleh pewaralaba. (Kompas/9-2-2011/Editor:Dini)