PT Indomarco Prismatama, pengelola Indomaret, akan menambah 50 gerai di Sumatra Utara, sehingga jumlah yang beroperasi di Sumut ini hingga akhir 2010 akan mencapai 180 unit.
Bintang H. Harianja, Location Manajer PT Indomarco Prismatama, menegaskan sampai Juni tahun ini total outlet Indomaret yang sudah beroperasi di Sumut ada 130 buah.
“Semester II tahun ini kami menambah 50 unit lagi dengan mengincar lima lokasi di Pematang Siantar dan 45 unit di Kota Medan,” ujarnya kepada Bisnis di Medan, hari ini.
Menurut dia, pengembangan outlet Indomaret di Medan dan kota-kota kabupaten di Sumut bukan untukmematikan pedagang kelontong melainkan justru menjadikannya sebagai mitra strategis dengan menawarkan sistem waralaba.
Dia menegaskan sejak hadir dua tahun lalu di Medan, awalnya Indomaret belum begitu dikenal orang, sehingga kondisinya kurang menguntungkan. Akan tetapi, jelasnya, dalam setahun terakhir outlet Indomaret sudah menjadi alternatif tempat berbelanja bagi warga Medan, selain mal dan pusat perkulakan moden seperti Lotte Mart, Hypermart, dan Carrefour.
Indomaret, kata dia, ingin membantu konsumen memperoleh tempat belanja strategis dan memuaskan dengan harga yang terjangkau. “Kami hanya mengambil ongkos yang semestinya dikeluarkan konsumen belanja ke pusat pasar modern. Kami siap mengantarkan barang yang dibeli masyarakat ke rumah tanpa menambah harga,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, PT Indomarco Prismatama memberikan kesempatan kepada masyarakat menata toko kelontongnya yang selama ini terkesan kumuh dan asal-asalan dengan konsep toko modern. “Kami menerima dengan tangan terbuka sistem waralaba,” tuturnya.
Sementara itu, B. Surbakti, pengusaha Mini Market Royal di Jl Jamin Ginting Medan, terpaksa mengubah tokonya menjadi Indomaret karena selama ini kurang dilirik konsumen.
“Setelah mini market diubah menjadi Indomaret, penjualan meningkat sekitar 20% dibandingkan dengan ketika menjadi mini market biasa,” tuturnya. (Master Sihotang, Bisnis Indonesia)

