Pilihan Belanja Mudah di Kawasan Pemukiman

Sekarang adalah era dengan segala sesuatu yang serba mudah dan cepat. Begitu juga dengan berbelanja. Suatu bentuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari yang kini amat mudah dilakukan. Ini antara lain karena banyaknya mal, pusat perbelanjaan hingga hipermarket di sejumlah tempat.

Bagi masyarakat yang malas bepergian jauh untuk mencari kebutuhan pokok, misalnya, kini tak perlu khawatir. Karena minimarket juga tersebar hingga ke pelosok dan bahkan biasanya berada lingkungan tempat tinggal.

Sebut saja Indomaret, Alfamart, Ceria Mart, dan Omi. Itulah beberapa minimarket yang sudah dikenal masyarakat luas. Belakangan juga berkembang minimarket yang tidak memiliki jaringan bisnis. Namun memiliki konsep serupa dengan minimarket yang dimiliki pemodal besar itu.

Akibatnya belakangan minimarket benar-benar menjadi pilihan tersendiri dibandingkan dengan pasar tradisional. Tak ayal, banyak pendapat menyatakan kehadiran minimarket mulai menggeser keberadaan pasar tradisional.

Direktur Operasional PT Indomarco Prismatama, Laurensius Tirta Widjaja mengatakan, kehadiran minimarket sebenarnya berjalan beriringan dengan pasar tradisional. Karena masing-masing pasar memiliki karakteristik tersendiri. Bahkan, konsumennya pun berbeda-beda. ”Selain memiliki pangsa pasar berbeda, juga karena ada beberapa jenis barang yang tidak disediakan pasar moderen (minimarket),” jelas Laurensius.

Pasar tradisional umumnya memiliki kelengkapan jenis barang yang lebih banyak jika dibandingkan dengan minimarket. Keunggulan lainnya, produknya lebih murah dan dapat dibeli dengan proses tawar menawar terlebih dahulu. Bahkan beberapa produk dapat dibeli dalam jumlah lebih sedikit dari jumlah produk dalam kemasan. Sementara minimarket tak melayani pembelian ketengan.

Karena itu, minimarket tidak hanya mengandalkan barang yang dijual. Melainkan ada faktor-faktor lain yang menjadi pembeda sekaligus menjadi kelebihan dibandingkan dengan pasar tradisional. Yang paling terlihat adalah dari segi kenyamanan dan juga kemudahan yang ditawarkan minimarket.

Dulu, jika masyarakat ingin berbelanja dengan suasana berbelanja yang nyaman, harus pergi ke pusat perbelanjaan atau pun mal. Biasanya, pusat perbelanjaan ini terletak di daerah yang jauh dari kawasan pemukiman. Sehingga, untuk berbelanja tidak hanya memakan waktu, namun juga biaya lebih. Hal inilah yang dimanfaatkan pengelola minimarket.

Indomaret misalnya, sebelum mendirikan toko pertamanya terlebih dahulu melakukan beberapa penelitian dengan cara studi banding dengan negara-negara maju. Hasil yang didapat pun disesuaikan dengan karakteristik, nilai, budaya, keinginan dan kebutuhan masyarakat di Indonesia.

”Masyarakat pada umumnya menginginkan kemudahan dan kenyamanan. Maka muncullah chain store atau minimarket yang sekarang ini dapat kita lihat di banyak tempat,” tambah Laurensius.

Chain store merupakan toko berantai dengan konsep sama antara satu dengan toko lainnya. Konsep ini pun harus mengacu kepada keinginan dan kebutuhan masyarakat, belanja mudah.

Mudah dalam artian, gampang dijangkau masyarakat karena letaknya yang dekat dengan kawasan pemukiman. Produk yang dijual pun disusun sedemikian rupa sehingga memudahkan pelanggan untuk mencari produk atau barang yang diinginkan. Pelanggan pun dapat dengan mudah melihat harga barang sehingga dapat melakukan perhitungan berkaitan dengan kondisi keuangan.

Sementara hemat dalam artian dapat mengurangi pengeluaran yang tidak terlalu perlu. Jika ingin berbelanja di mal harus mengeluarkan biaya transportasi. Sehingga biaya untuk berbelanja menjadi bertambah. Sementara jika berbelanja di minimarket biaya transportasi ini dapat dihilangkan.

Minimarket pun menawarkan jenis barang yang cukup lengkap. Mulai dari barang primer, sekunder dan juga barang-barang pelengkap. Kebutuhan masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua pun dapat ditemukan di sana. Ini berkaitan dengan target pasar minimarket yang mencakup semua golongan masyarakat. Umumnya minimarket menyediakan barang hingga 1.000 item per gerai.

Selain kemudahan, kelebihan lain yang ditawarkan minimarket adalah faktor kenyamanan. Minimarket umumnya memberikan kenyamanan berbelanja. Karena memiliki tingkat kebersihan yang lebih baik dan juga dilengkapi dengan pendingin ruangan. Juga karena desain, tata letak dan tata ruang minimarket yang kondusif. Atau juga promo-promo untuk menarik minat pelanggan, seperti potongan harga dan undian.

Masyarakat pun memang menjadi sangat memerlukan kehadiran minimarket. Dan kondisi inilah yang mendorong lahirnya sejumlah minimarket tanpa jaringan bisnis pada sejumlah kota besar. Mereka menjajakan dagangan dengan konsep sama. Bahkan tak jarang mereka menggunakan nama asing, meskipun pemiliknya pribumi setempat. Belakangan banyak pula pengusaha yang membuka minimarket dengan warna, baik toko maupun logonya, menyerupaikan Alfamart, Indomaret dan lainnya.

Seiring dengan perkembangan masyarakat dan teknologi, minimarket pun mulai menjajakan barang-barang yang tidak dijajakan di rak-rak. Melainkan juga menawarkan apa yang disebut sebagai virtual product, yaitu barang yang tidak kasat mata. Seperti voucher isi ulang untuk telepon genggam. Tidak hanya itu, minimarket pun mulai menyediakan pelayanan tambahan kepada pelanggannya. Seperti pemesanan barang-barang untuk ulang tahun, mulai dari kue hingga perlengkapan lainnya. Atau juga pemesanan bunga.

Pelayanan lain yang disediakan minimarket adalah kemudahan dalam proses pembayaran. Biasanya minimarket bekerja sama dengan bank-bank untuk sistem pembayaran. Sehingga, pelanggan dapat menggunakan kartu ATM atau pun kartu kredit untuk membayar. Tidak hanya sekadar membayar, pelanggan pun dapat melakukan penarikan sejumlah uang di minimarket. Jadi, tidak perlu ke mesin ATM ataupun ke bank untuk mengambil uang. Untuk ini biasanya, pelanggan diharuskan untuk membeli barang dengan suatu nilai tertentu.

Sebagai tambahan, biasanya minimarket memiliki lahan parkir yang cukup luas. sehingga memudahkan pelanggan yang membawa kendaraan. Bahkan tidak jarang, pengelola minimarket tidak memungut biaya parkir di lahan tersebut. Jadi sebetulnya minimarket bisa demikan pesat berkembang lebih karena inilah pilihan belanja mudah di kawasan pemukiman. (Republika,12/1/2008)